Langsung ke konten utama

Indonesia Patut Mencontoh Ekuador

Ekuador - Meski memakai mata uang dollar Amerika, jangan salah Ekuador termasuk negara yang paling lantang menentang Amerika. Hal ini terlihat saat Presiden Ekuador Rafael Correa berpidato di pembukaan The 12th Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly And Related Meetings.





Pidatonya berapi-api, mendengungkan rasa nasionalisme bagi bangsanya. Beberapa anggota parlemen Ekuador sempat berdiri, memberikan aplaus bagi Correa.

Politisi PAN, Andi Anzhar Cakra Wijaya salah seorang wakil rakyat yang ikut rombongan ke acara IPU termasuk yang memberikan apresiasi, menilai pidato politik Correa.

Andi Azhar kepada Tribun kemudian mengungkap, meski Ekuador penganut pasar bebas, namun ada batasan-batasan yang tidak bisa diganggu gugat oleh bangsa lain, termasuk Amerika Serikat sekalipun.

"Ekuador mata uangnya pakai dollar Amerika, tetapi pemimpinnya berani mengkritik setiap kebijakan asing yang dianggap tidak baik bagi negaranya," ujar Andi Azhar Jumat (23/3/2013).

Andi kemudian berujar, banyak yang bisa dipelajari dari Ekuador untuk Indonesia. Negara Amerika Latin ini, katanya, termasuk yang berhasil menanamkan budaya dengan baik. Termasuk, soal kebersihan.

Indonesia memang patut mencontoh Ekuador. Kita lihat di sepanjang jalan, jarang kita menemukan puntung rokok, lalulintasnya pun tertata dengan baik. Ini karena ketegasan dari pemimpinnya," puji Andi.

Equador, puji Andi lagi, termasuk negara yang mampu merubah peradaban lama menjadi peradaban moderen yang baik, tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya asli.

"Mereka dulu kita kenal sebagai yang terbelakang. Sementara bangsa kita sudah lebih oke. Tapi, sekarang mereka sudah bisa merubah, memberikan contoh masyarakatnya dengan baik," tuturnya.

Andi kemudian mencontohkan sikap sederhana Presiden Ekuador, Rafael Correa. Saat keluar dari arena acara The 12th Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly And Related Meetings, tak terlihat begitu ketatnya pengamanan yang dilakukan.

Hal ini, kata Andi karena masyarakatnya sudah terbiasa. Masyarakat Ekuador, Andi berkesan, dapat diatur dengan sikap ketegasan pemimpinnya.

"Jadi intinya, seorang pemimpin itu selain punya kemampuan, juga diperlukan ketegasan," kata Andi.


kaskus.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peralatan bedah mengerikan jaman dulu

Amputation Knife (1700s)   Pisau ini digunakan untuk amputasi pada abad ke-18, bentuk yang melengkung dikarenakan ahli bedah pada waktu itu cenderung membuat potongan melingkar melalui kulit dan otot sebelum  tulang  dipotong dengan gergaji. Amputation Saw (1600s)  Gergaji ini dibuat dengan ukiran ukiran yang rumit, dan hal ini dapat menyebabkan tempat berkembang biak bagi kuman. Arrow Remover (1500s)  Tidak banyak yang diketahui tentang alat ini ,  tetapi dari bentuknya dapat diketahui kalau alat ini digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam luka dan mengangkat sesuatu dari luka tersebut, dan bagian pinggir yang berbentuk gunting adalah untuk membuka area luka lebih lebar.    Artificial Leech (1800s)  Alat ini digunakan untuk menyedot darah  Pisau yang berada di tengah dan dapat diputar digunakan untuk memotong luka di kulit pasien, sedangkan tabung silinder akan digunakan untuk menghasilkan udara vakum dan dapat menyedot darah.  ...

Comic 8 - Official Trailer

badan putus tetap hidup

Badan putus dua tapi masih hidup setelah TERLINDAS keretapi [video]   Ini kisah benar. Lelaki malang ini berusia 24 tahun, KORBAN dilaporkan terjatuh dari footboard keretapi dan kejadian ngeri ini di Sri Langka, pada 17 Mac 2012. Saksikan..